Skip to main content

Air Terjun Telun Berasap Kota Jambi


Air Terjun Telun Berasap Kota Jambimenjadi salah satu obyek wisata unggulan yang memiliki panorama keindahan alam yang begitu indah serta ditambah dengan adanya desiran suara air terjun yang berasal dari Danau Gunung Tujuh. Air terjun tersebut merupakan air sungai yang mengalir yang nantinya berhulu di Danau Gunung Tujuh. Air inilah yang nantinya akan dialirkan melewati tebing terjal dimana tebing tersebut memiliki ketinggian sekitar 50 meter.
Air terjun inilah yang dapat mengeluarkan Aura pesona alam yang begitu indah yang terpancarkan dari tempat ini. Bahkan akibat derasnya air terjun yang terus mengalir sangat deras, dapat menimbulkan gelintingan air terjun yang terus menerjang karang yang nantinya dapat menghasilkan butiran-butiran dan mengakibatkan terjadinya kabut (asap) di sekelilingnya.

Uniknya air terjun Telun Berasap Kota Jambi yang selalu mengalir deras

Air Terjun Telun Berasap Kota Jambi ini, konon katanya terdapat sebuah goa yang tak satupun pernah dilalui oleh siapapun akibat derasnya air yang selalu mengalir deras. Sehingga akses keluar masuk ke gua tersebut sangat sulit dilalui. Bahkan hingga saat ini gua yang terdapat di balik air terjun tersebut belum pernah ditelusuri secara menyeluruh.
Selain derasnya air terjun yang tak pernah henti menerjang karang, namun pada saat pagi hari. Di area sekitar Air Terjun Berasap ini dapat menikmati keunikan pancaran cahaya pelangi yang dapat menambah pesona warna kehidupan yang nampak semakin bersahabat dengan alam melalui air terjun tersebut.
Sehingga tak ayal, dengan keragaman pesona alam yang dipancarkan oleh air terjun berasap ini. Menjadikan air terjun ini sebagai salah satu obyek wisata alam yang begitu alami yang sering kali dibanjiri oleh para pengunjung atau wisatawan yang datang ingin menyaksikan secara langsung panorama keindahan alam yang di iringi dengan desiran suara air terjun yang terus mengalir sangat deras.
Namun perlu anda ketahui, jika anda ingin melihat atau mengabadikan gambar alam dan Air Terjun Berasap Kota Jambi ini secara dekat. Berhati-hatilah, sebab air terjun yang mengalir sangat deras ini dapat mengakibatkan kabut asap yang nantinya akan membuat anda nampak tidak jelas dan akan membasahi kamera anda.

Comments

Popular posts from this blog

Senjata Tradisional Sumatera Utara (Batak Toba) , Gambar, dan Keunikannya

Masyarakat Batak dikenal sebagai masyarakat yang mampu menjaga kelestarian budaya nenek moyangnya. Di mana pun berada, identitas masyarakat Batak akan tetap terlihat. Ia bahkan tak segan menggunakan bahasa ibunya untuk berkomunikasi dengan sesamanya meski berada di lingkungan perantauan. Bukti kelestarian budaya Batak juga dapat dilihat dari terjaganya peninggalan budaya kebendaan, salah satunya adalah beragam senjata tradisional. Nah, di artikel berikut ini, kita akan mengulas tentang beragam senjata tradisional Sumatera Utara tersebut lengkap dengan gambar dan penjelasannya. Senjata Tradisional Sumatera Utara Ada banyak peninggalan senjata tradisional Sumatera Utara yang berasal dari kebudayaan Suku Batak. Beberapa di antaranya seperti piso gaja dompak, tongkat tunggal panaluan, piso karo, hujur siringis, piso gading, piso sanalenggam, dan piso toba. 1. Senjata Tradisional Piso Gaja Dompak Senjata tradisional Sumatera Utara yang pertama dan yang paling terkenal adalah pisau Gaja...

4 Senjata Tradisional dari Sumatera Selatan

Perkembangan kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan sudah melewati banyak fase. Kejayaan kerajaan Sriwijaya di masa lampau contohnya, sedikitnya sudah banyak berpengaruh terhadap kebudayaan masyarakatnya. Pengaruh tersebut dapat kita lihat dari adanya beberapa peninggalan sejarah kebendaan, salah satunya adalah perkakas senjata tradisional yang kerap digunakan dalam melindungi diri dan juga memudahkan kegiatan didalam pertanian. Berbicara mengenai senjata tradisional, masyarakat Provinsi Sumatera Selatan mempunyai beberapa macam senjata. Nah apa sajakah senjata tradisional tersebut? Berikut ini 4 senjata tradisional dari Sumatera Selatan : Daftar Isi Tombak Trisula Keris Skin Khudok 1. Tombak Trisula Tombak Trisula Tombak Trisula ini berbentuk sebuah tombak kayu dengan 3 (tiga) mata tajam pada bagian ujungnya. Panjang dari tombak ini adalah setinggi orang dewasa, yaitu sekitar 180 centimeter dan dahulunya kerap digunakan para prajurit kerajaan Sriwijaya seb...

Sejarah Singkat Marga Karo-karo Dalam Suku Karo

Sejarah Singkat Sejarah marga Karo-karo ini berbeda-beda. Perbedaan ini berasal dari latar belakang setiap submarga yang berbeda pula sejarahnya. Diantaranya adalah: Karosekali Karosekali merupakan salah satu submarga dalam marga Karo-karo. Menurut legenda, submarga ini berasal dari Siberaya, Lau Gendek, dan Taneh Jawa. Submarga inilah yang merupakan submarga tertua dari marga Karo-karo. Kemit dan Samura Kemit dan Samura adalah dua submarga dalam marga Karo-karo. Kedua submarga ini berasal dari Karo-karo Ujung. Sitepu Sitepu adalah salah satu submarga dalam marga Karo-karo. Marga Sitepu menurut legenda berasal dari Sihotang (Toba), yang kemudian pindah ke Ogungogung. Marga ini pindah terus ke Beras Tepu, Naman, Beganding, dan Sukanalu. Ada juga sebagian submarga Sitepu yang menyebar ke daerah Langkat, seperti Kuta Tepu. Sinulingga Sinulingga juga merupakan submarga lainnya dalam marga Karo-karo. Submarga Sinulingga berasal dari marga Lingga di Lingga Raja Suak Pegagan tanah Pa...